Koenigsegg Agera R

1 of perfect car in the world.

Bugatti Veyron

1 of perfect car in the world.

Lamborghini Aventador

1 of perfect car in the world.

Lamborghini Veneno

1 of perfect car in the world.

Lamborghini Elemento

1 of perfect car in the world.

Tuesday, 30 June 2015

UNAS 2016 Digelar Pada Bulan Februari

UNAS 2016 Digelar Pada Bulan Februari


Tahun depan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memajukan penyelenggaraan ujian nasional (unas) jenjang SMA/sederajat menjadi Februari. Tahun-tahun sebelumnya, unas digelar April.

Rencana ini diungkap langsung oleh Mendikbud Anies Baswedan. Dimajukannya penyelenggaraan unas ini, berarti ujian tahunan itu digelar di awal semester genap. Sedangkan selama ini unas selalu digelar di April atau di akhir semester genap. Semester genap biasanya berjalan mulai Januari.

Sekilas perubahan jadwal unas ini memiliki konsekuensi pada penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Yakni adanya pemampatan materi pelajaran di semester ganjil. Pemampatan itu dilakukan untuk mengakomodasi materi pelajaran yang biasanya diajarkan di semester genap.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam di Jakarta kemarin (27/5) mengatakan, memang benar ada rencana mengubah jadwal penyelenggaraan unas. Yakni unas yang biasanya digelar di akhir semester genap, digeser menjadi di awal semester genap.

Namun dia menegaskan tidak ada pemampatan materi pelajaran di semester ganjil. "Materi pelajaran tetap berlangsung seperti biasa," katanya. Dengan demikian materi yang diujikan dalam unas hanya sampai materi kelas XII semester ganjil. Intinya materi ujian tidak boleh berisi materi yang belum pernah diajarkan. 

Kemendikbud tidak asal-asalan dalam mengambil kebijakan memajukan penyelenggaraan unas ini. Mendikbud Anies Baswedan menuturkan dengan dimajukannya penyelenggaraan ujian tahunan itu, ada jeda waktu bagi siswa untuk mendapatkan orientasi tambahan menjelang kelulusan.

"Selama ini yang ada kan hanya orientasi siswa baru. Sedangkan orientasi siswa yang akan lulus tidak ada," katanya.

Anies mengungkapkan bahwa hanya separo lulusan SMA sederajat yang melanjutkan kuliah. Sementara lainnya ada siswa yang ingin bekerja ikut orang atau perusahaan, berwirausaha, atau menjadi CPNS, TNI/Polri.

Nah para siswa dengan beragam pilihan setelah lulus SMA itu perlu ada pendalaman wawasan. "Waktu antara Februari sampai April itu bisa menjadi berharga," katanya.

Misalnya bagi siswa SMA yang berniat melanjutkan kuliah, maka akan dibekali matrikulasi untuk membantu kelulusan ujian masuk PTN. Sedangkan bagi siswa yang ingin bekerja, diajari cara menulis lamaran kerja, membuat CV yang menarik, hingga teknik menghadapi wawancara kerja.

Pihak sekolah juga bisa berinisiatif untuk menghadirkan alumni mereka dengan beragam profesi untuk memberikan wawasan kepada siswa yang akan lulus. Dengan cara ini, siswa tidak seolah-olah dibiarkan begitu saja mengarungi dunia nyata setelah tamat SMA.

Dengan sistem seperti ini siswa yang mendapat nilai kurang atau dibawah standar untuk mata pelajaran tertentu dapat mengulang pada semester yang sama tampa harus mengulangi pada tahun berikutya.

Dengan pengulangan pada semester yang sama bagi pelajaran yang tidak memuaskan bertujuan agar siswa termotivasi untuk dapat lulus tahun yang sama. Dan dengan ini siswa terpacu untuk menaikkan nilai yang dirasakan  masih rendah, agar mendapatkan hasil maksimal terhadap pencapaian standar Nasional. UN tahun 2016 terasa lebih mudah dan tidak memberatkan peserta didik.

Peraturan yang mengatur tenang Ujian Nasional ( UNAS ) yakni PP Nomer 19 tahun 2005 jo PP Nomor 32 tahun 2013 dilakukan revisi lagi karena UNAS tidak lagi penentu kelulusan siswa.  Tujuan UNAS sepenuhnya untuk menilai mata pelajaran tertentu sesuai dengan pencapaian standar kompetensi kelulusan. Hasil   UNAS ini digunakan sebagai pemetaan mutu, dasar seleksi masuk kejenjang pendidikan selanjutnya dan pembinaaan.  Pada poin dasar seleksi masuk kejenjang pendidikan selanjutnya untuk lulusan SMA/SMK  tidak serta merta masuk keperguruan tinggi seperti tahun 2014 tapi hal ini tergantung masing-masing PTN.

Siswa hasil kelulusan 2015 mendapat SKHUN aja tapi dilengkapi dengan lampiran berupa nilai mata pelajaran yang telah diujikan, termasuk keterangan tentang materi apa yang masing kurang atau cukup baik untuk semua mata pelajaran.  Pemberian SKHUN bagi siswa yang sudah melalui tahap UNAS yang dinyatakan lulus dari sekolah untuk memenuhi haknya dalam mengetahui pencapaian terhadap mata pelajaran yang diujikan.

Bila siswa yang tidak puas dengan hasil dari SKHUN 2015 ini dapat memperbaik atau mengulang mata pelajaran UNAS pada tahun  berikutnya.